Rabu, 11 Februari 2009

Tips dan Trik Mereser printer canon


Mereset Printer

Satu hal yang perlu anda ketahui adalah ongkos untuk mereset printer lumayan mahaldan jika anda tahu bagaimana mudahnya mereset printer tentu anda akan bertanya kenapa begitumahal. padahal software yang digunakan untuk mereset merupakan software gratis yang dapat didownload dari internet tanpa mengeluarkan biaya (keculai anda di warnet tentu harus bayar)


Cara manual


  1. Cabut kabel power printer (kabel yang menghubungkan printer dengan listrik)

  2. Tekan tombol "Power On"dan tahan jangan dilepas langsung pasang kembali kabel powerprinter

  3. Setelah kabel terpasang, tombol "Power On" masih belum dilepas (tertekan) lalu tekantombol Resume 2 kali

  4. Lepas semua (tombol Power dan Resume).

  5. Anda bisa menggunakan printer anda sekarang.

Kelemahan cara manual ini adalah bila kabel power dicabut/dilepas atau padam listrik,maka anda harus mengulangi prosedur di atas untuk dapat menggunakan printer anda kembali.Untuk mengatasi hal tersebut, solusinya adalah dengan menggunakan Software Reset sesuaidengan jenis Printer yang akan di Reset


MENGGUNAKAN SOFTWARE RESET PRINTER ( RESET PERMANEN )

Untuk Reset permanen adalah dengan menggunakan Software Resetter, dan software

reset tersebut harus sudah ter install di dalam komputer. sehingga cara reset ini denganmenggunkan komputer sebagai alat untuk menjalani progam Reset tersebut. Sebelum meresetsebaiknya ganti dulu absorbernya / busa, atau untuk menghemat biaya bisa juga dengan caramembersihkan dulu absorbernya/busa yang berada di dasar printer, dengan cara membukaprinter. Lalu, bagaimana cara melakukan pembersihan bak tinta secara manual? Jawabnya, bisasaja...tapi hal-hal yg perlu anda pertimbangkan adalah: coba anda celupkan kapas/kain ke dalamtinta. kemudian apa yang terjadi bila anda coba membersihkan dengan air? air akan menjadisangat kotor, begitu pula dengan tangan anda. Sangat sulit membersihkan kain/kapas yangterkena tinta. Apalagi kapas yang bila setelah terkena air akan sulit untuk kembali pada bentukaslinya. Begitu pula dengan busa penampung tinta pada printer. Bila anda mencoba untukmembersihkannya, selain sangat merepotkan juga sedikit banyak akan mempengaruhi dayaserap busa tersebut (karena pada awalnya busa tersebut merupakan bahan yang memiliki dayaserap tinggi). Tetapi walaupun demikian busa yang telah di bersihkan tetap bisa digunakandengan cara setelah di cuci dan di keringkan, dengan cara menjemur busa di tempat panas.Setelah di nyatakan kering busa siap dipasangkan pada printer seperti semula. Langkahselanjutnya printer sudah siap untuk di reset dengan menggunakan Software Reset sesuaidengan printer yang akan di reset.


Langkah-langka mereset printer


  1. Pastikan anda tahu merk printer anda dan serinya misalnya Canon Pixma IP 1600 atauEpson C38

  2. Download software resetter sesuai dengan printer anda cara mudah untukmendapatkanya adalah dengan mesin pencari Google. Masukkan kata kunci berikutuntuk memudahkan pencarian “Software Resetter+Canon IP1600 +Download” untukprinter Canon IP1600 ganti kata Canon IP1600 dengan merk printer anda. Khususuntuk printrer Epson gunakan software SSC Service Utility yang dapat diunduh dihttp://www.ssclg.com/epsone.shtml software ini mendukung banyak seri sehinggaanda tidak perlu mencari yang sesuai dengan seri Epson anda.Ketika mendownload software hindari mendownload dari Rapidshare karena biasanya link yang diberikan telah mati untuk seri canon biasanya berupa file Zip atau Rarkadangkala ada beberapa link yang menyertakan password pada filenya,jadi bacalahsebelum mendownload

  3. Pastikan printer anda dalam keadaan ON ketika melakukan Reset,proses resetmungkin memakan waktu jadi besabarlah,jika tidak berhasil ulangi lagi sampaiberhasil

triks dan tips mempercepat running windows xp


Tentunya kita ga mau dunx, kalo komputer kita beroperasi lemad-lemod, membleh, lelet, de-el-el, apalagi kalo menggunakan program-program yang kapasitasnya lumayan gede. Nah berikut ada beberapa triks dan tips untuk mempercepat running windows xp anda :

1. Untuk menurunkan waktu booting dan meningkatkan performa, tidak usah menggunakan software defrag pihak ketiga, gunakan saja perangkat Defragmenter yang buatan (built-in) Windows, tidak akan jauh beda. Dan juga, sebaiknya menggunakan Harddisk dengan tipe Ultra-133 atau Serial ATA (SATA) dengan buffer 8-MB.

2. Jika RAM PC kurang dari 512 MB, maka sebaiknya ditambah kapasitas memorinya. Hal ini relatif tidak mahal dan akan membantu meningkatkan performa sistem Anda secara dramatis.

3. Pastikan file system yang digunakan Windows XP adalah NTFS. Cara memeriksanya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Klik Properties.

Kalau ternyata file system Anda menggunakan FAT32, maka untuk mengubahnya
adalah dengan cara sebagai berikut:
- Backup data-data penting dulu ya.
- Klik Start > Run > ketik CMD
- Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik:
Code:CONVERT C: /FS:NTFS

Penting:
Komputer jangan disela ketika melakukan konversi ini, dan juga dalam keadaan bebas dari virus. File system yang digunakan oleh drive bootable (biasanya C :) bisa FAT32 atau NTFS. Saya menyarankan untuk menggunakan NTFS demi keamanan superior, ketahanan dan efisiensi ruang yang lebih besar.

4. Non aktifkan File Indexing. Layanan File Indexing mengekstraksi informasi dari dokumen-dokumen dan file-file lainnya yang ada pada harddisk dan membuat sebuah “searchable keyword index” (index keyword pencarian). Bisa dibayangkan proses ini sangat memberatkan sistem.
Cara kerjanya sbb:
Seorang user mencari kata, frase, atau properti sebuah dokumen, dari dokumen-dokumen yang jumlahnya ratusan atau ribuan dan ia tidak tahu nama dari dokumen yang dicari. Windows XP dengan fungsi built-in search masih bisa melakukan berbagai macam jenis pencarian tanpa melibatkan Indexing Service. Tapi agak lebih lama. Sistem Operasi harus membuka tiap file ketika diminta tolong mencari apa yang user inginkan.

Kebanyakan orang tidak membutuhkan fitur pencarian ini. Yang biasanya membutuhkan adalah lingkungan perusahaan yang besar dimana ribuan dokumen diletakkan pada paling tidak satu server. Akan tetapi jika hanya semacam system builder, yang kebanyakan kliennya adalah bisnis kecil dan menengah, dan jika para klien tidak membutuhkan fitur tersebut, saya rekomendasikan supaya mendisfungsikannnya (disable) layanan tersebut.
Caranya Mendisfungsikannya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Hilangkan tanda centang (checklist) “Allow Indexing Service to index this disk for fast file searching.”
e. Klik tombol Apply, muncul: apply changes to “C: subfolders and files”
f. Klik tombol OK.

Jika ada pesan peringatan atau error muncul (seperti “Access is denied”), klik tombol Ignore All.

5. Update driver VGA dan chipset motherboard, termasuk update BIOS dan konfigurasinya. Carilah info-info tentang konfigurasi BIOS secara tepat di internet.

6. Kosongkan folder Prefetch windows setiap 3 bulan atau lebih. Windows XP merekam sebagian dari data atau aplikasi yang sering digunakan agar membuat proses load kelihatan lebih cepat ketika dipanggil oleh user. Hal ini bagus, tetapi untuk waktu yang lama, folder prefetch bisa jadi kelebihan muatan referensi file dan aplikasi yang tidak lagi digunakan. Jika hal itu terjadi, Windows XP akan membuang-buang waktu dan memperlambat performa sistem, ketika melakukan load aplikasi atau file. Tidak ada yang penting dalam folder tersebut, dan seluruh isinya aman untuk dihapus. Folder tersebut terletak di: C:¥WINDOWS¥Prefetch¥

7. Sekali dalam sebulan jalankan disk cleanup.
Caranya:
a. Buka Windows Explorer (My Computer)
b. Klik kanan pada drive C:
c. Pilih Properties
d. Klik tombol Disk Cleanup dan delete semua file temporer.

8. Pada Device Manager, klik ganda pada IDE ATA/ATAPI Controllers device, dan pastikan DMA di-enable (diaktifkan) untuk tiap drive yang terhubung ke Primary Controller dan atau Secondary controller.
Lakukan hal ini dengan cara:
a. Klik ganda pada Primary IDE Channel. kemudian klik tab Advance Settings.
b. Pastikan Transfer Mode -nya diset pada “DMA if Available” untuk kedua Device 0 dan Device 1.
c. Lakukan hal serupa pada Secondary IDE Channel.

9. Upgrade Pengkabelan.
Untuk peningkatan teknologi harddisk, dibutuhkan pengkabelan yang akan mendorongperforma lebih baik.Pastikan untuk menggunakan kabel 80-wire Ultra-133 untuk semua device IDE dan gunakan konektor yang cocok dengan socket Master/Slave/Motherboard.

Kalo Device-nya cuma satu, harus dihubungkan pada konektor yang paling ujung darikabel pita (kabel data), jangan pada konektor yang di tengah kabel pita, jika tidak, maka akan terjadi masalah sinyal. Pada harddisk ultra DMA, masalah sinyal ini bisa mencegah harddisk memaksimalkan potensinya.

10. Buang semua spyware dari komputer.
Gunakan program gratisan seperti AdAware buatan Lavasoft atau SpyBot Search & Destroy. Setelah program ini terinstal, pastikan untuk melakukan cek update dan mendownloadnya jika ada, sebelum melakukan pencarian spyware di komputer. Apapun program yang ditemukan bisa dihapus secara aman. Semua program gratisan yang meminta spyware untuk dijalankan tidak akan berfungsi lagi. Jika program-program gratisan itu masih dibutuhkan tinggal instal lagi saja.

11. Buang semua program atau item yang tidak perlu dari rutin (routin) Windows Startup dengan menggunakan utilitas MSCONFIG.

Caranya:
a. Klik Start > Run > ketik MSCONFIG > klik OK
b. Klik tab StartUp > kemudian hilangkan checklist (tanda centang) dari program yang tidak diinginkan.

Untuk lebih paham secara detail dengan item-item tersebut, coba bersilaturrahmi ke WinTasks Process Library. Situs ini memuat proses sistem, aplikasi yang diketahui dan juga tentang referensi spyware dan penjelsannya. Atau bisa diidentifikasi nama item-item tersebut secara langsung dengan bertanya pada paman google.

12. Buang semua program yang tidak digunakan dari Add/Remove Programs di Control Panel.

13. Matikan beberapa atau semua animasi yang tidak dibutuhkan dan nonaktifkan (disable) active desktop.

Pada kenyataannya, untuk optimasi performa, matikan semua animasi. Windows Xp menawarkan banyak setting-setting yang berbeda pada bagian ini.
Caranya:
a. Klik System Icon di Control Panel
b. Klik tab Advance
c. Klik tombol Settings pada kotak Performance.
d. Hilangkan checklist (tanda centang) opsi apa saja yang tidak ingin dijalankan. Atau bisa langsung klik pada Radio Button: Adjust for best performance.

14. Kalo bisa mengedit Registry Windows XP, lakukan untuk meningkatkan performa XP.
• Bisa menggunakan software tweak atau manual mengedit registry. Di internet sudah banyak tersebar.

15. Kunjungi situs update Microsoft Windows secara rutin dan download semua update yang berlabel Critical.
• Download juga Optional update yang dibutuhkan. (ingat, kalau software OS windows XP -nya bajakan, jangan coba-coba untuk mengupdate, bisa dikasih “stempel” tanda bajakan sama Microsoft yang justru akan memperlambat sistem ketika booting dan running).

16 Update anti virus dalam sepekan sekali atau bahkan harian. Pastikan hanya satu software yang terinstal. Menggabungkan lebih dari satu antivirus hanya akan mengundang penyakit bagi performa dan kahandalan komputer.

17. Pastikan font yang terinstal kurang dari 500 jenis saja pada komputer. Makin banyak font, makin lambatlah sistem. Walaupun windows XP lebih efisien dalam menangani font dari pada versi sebelumnya, tapi kelebihan font akan berdampak pada melemahnya sistem.

18. Jangan partisi harddisk. (Opsional saja)
NTFS File System Windows XP berjalan lebih efisien pada satu partisi yang besar. Data tidak lebih aman pada partisi terpisah, dan format ulang tidak dibutuhkan untuk instal ulang Sistem Operasi (OS). Satu partisi ini berfungsi agar tidak ada pembatasan oleh partisi akan tetapi akan dibatasi oleh ukuran kapasitas harddisk itu sendiri. Sehingga tidak perlu melakukan resize partisi yang meghabiskan waktu dan resiko kehilangan data.

19. Lakukan pengecekan terhadap sistem RAM untuk memastikan beroperasi dengan baik.
• disarankan untuk menggunakan program orb “ORa Bayar” alias gratisan MemTest86. Setelah didownload, bisa membuat bootable CD atau disket (sesuai pilihan) yang akan melakukan 10 macam tes pada memory PC secara otomatis setelah malakukan boot dengan CD atau disket yang dibuat. Biarkan semua tes berjalan sampai paling tidak melewati 3 tes selesai dari 10 tes. Jika program mendapati error, matikan dan cabut listrik komputer, cabut RAM memory, ganti dengan yang lain dan lakukan tes lagi. Ingat, memory yang rusak tidak bisa diperbaiki, dan cara yang paling ampuh adalah lemkuning “lempar aja, trus beli maning” atau lembiru.

20. Jika terdapat CD atau DVD recorder / writer, carilah update firmware dari pabriknya. Pada beberapa kasus, upgrade terbukti bisa mempercepat recorder tersebut dan biasanya gratis.

21. Non aktifkan (disable) service (layanan) yang tidak penting.
• Windows XP memasang banyak service yang tidak dibutuhkan. Untuk menentukan service apa saja yang tidak dibutuhkan, buka situs Black Viper untuk konfigurasi Windows XP.

22. Jika tampilan tunggal Windows Explorer mengalami masalah ketika menampilkan file dan menghambat sistem operasi, lakukan langkah berikut:
a. Buka My Computer
b. Klik Tools
c. Klik Folder Options?
d. Klik tab View
e. Geser / gulung ke bawah menuju “Launch folder windows in a separate process”, aktifkan opsi ini. Setelah komputer di-restart, opsi ini akan berjalan.

23. Setidaknya sekali setahun, buka casing komputer dan bersihkan semua debu dan “puing-puingnya”. Sementara itu cek juga kipasnya, apakah putarannya masih proporsional.

referensi : ilmu komputer indonesia ditulis oleh wishful alfaris

Jumat, 30 Januari 2009

Virtual Box : Linux didalam Windows ?

Virtual Box : Linux didalam Windows

Virtual Box - Virtual Machine 3

Kalau kita ingin mencicipi OS terbaru misalkan Linux atau ingin mencoba compatibilitas program yang kita buat di berbagai OS (Linux dan Windows) secara bersamaan ternyata ada cara mudah yakni dengan menggunakan Virtual Box. Dengan software ini kita bisa menjalankan OS di dalam OS. Maksudnya adalah kalau kita punya OS Windows XP (Host) maka di virtual Box kita bisa menginstal OS lain (guest) seperti Linux (kernel 2.6) ataupun Windows Vista, misalnya. Virtual Box ini mirip dengan VMware, software virtual machine.


Ukuran software ini reltif kecil yaitu 16.863Kb untuk versi 1.5. Software ini berlicensi GNU. Jadi, kita bisa mendownloadnya secara gratis. Disarankan untuk OS Hostnya memiliki memory relatif besar. Karena nanti akan dishare dengan OS guestnya. Misal kita punya 512Mb dan untuk memori OS Host kita beri 256Mb maka memory (real) yang tersisa di OS host 256Mb.Tertarik?

Berikut saya berikan langkah-langkah menggunakannya untuk OS host Windows XP dengan OS guest PCLinuxOS 2007.

1. Download Virtual Box di sini (klik kanan save as). Tentukan OS Host yang kamu pakai apakah linux atau windows. Karena installernya beda.
2. Install Virtual Box. Caranya sama dengan menginstal software pada umumnya.
3. Buat Virtual Disk untuk Hardisk OS guest kita. pilih File > Virtual Disk Manager. Didalam Virtual Disk manager pilih New. Untuk OS guest PCLinux2007 saya memilih ukuran fix 3Gb.
4. Setelah selesai membuat Virtual Disk sekarang buat OS Guestnya. Pilih New dan ikuti wizardnya. Untuk Virtual Disknya pakai Virtual disk yang telak kita buat.
5. Sekarang setting OS Guest kita tersebut. Yang terpenting adalah tentukan lokasi sumber OS guest kita. select OS guest trus pilih setting > CD/DVD rom > centang Mount CD/DVD-Rom. karen sumber PClinux saya berupa ISO. maka saya pilih ISO image file.

6. Jangan lupa setting boot order ke CD/DVD ROM. caranya Setting > General > klik tab Advance. Pilih boot order
7. Kembali ke menu utama. select OS guest kita dan klik start.
8. Sekarang kamu siap menginstal OS Guest di Virtual Disk. Langkah-langkahnya sama seperti cara instal OS di komputer pada umumnya. Kalau kamu lebih suka Knoppix maka tidak perlu di install.

Virtual Box - Virtual Machine 3

Agar bisa sharing folder antara OS Host dengan OS Guest pada Virtual Box maka kita harus instal Guest Addition dulu.

caranya sebagai berikut (kamu dah harus instal OS Guest di Virtual Disk)
1. Ganti boot order di Virtual Box ke Disk virtual. klik setting > genereal > pilih tab advance > boot order.
2. Masih dalam setting menu, pilih CD/DVD Rom > centang Mount CD/DVD drive > ISO image file dan browse ke C:\Program Files\innotek VirtualBox\VBoxGuestAdditions.iso
3. Start OS Guest
4. Setelah masuk, buka Terminal dan ganti account ke Administrator dengan perintah SU
5. Ganti directory ke tempat CD ROM di mount
6. ketikkan perintah “sh ./VBoxLinuxAdditions.run” (tanpa tanda petik)
7. restart OS guest.

Untuk setting Folder agar bisa diakses oleh OS Guest
1. Pilih setting > Shared Folder > Add new folder. Browse folder di OS host yang ingin kamu share.
2. Sekarang masuk ke OS guest kamu.
3. Mount folder tadi ke Virtual disk kamu
caranya : ketikan di terminal “mount -t vboxsf [nama folder] [tujuan mount]
contoh: nama folder lagu, dan ingin dimount di /media/lagu
mount -t vboxsf lagu /media/lagu
4. Sekarang lihat isi folder /media/lagu
5. Jangan lupa aktifkan audio di Virtual Box nya jika ingin mendengarkan lagu lewat OS Guest. Pilih setting > audio > Windows Direct Sound.

Selamat kamu telah berhasil menginstal Virtual Box dan mengkonfigurasinya. Kalo ada yang ditanyakan silahkan isi di kolom komentar. Berikut beberapa screenshot dari OS Guest PCLinuxOS 2007

Vitual Box Virtual Box - Virtual Machine

Tips Optimasi Firefox

Firefox optimasi

Bagi yang suka brosing pakai firefox, ini ada bebera tips untuk mengoptimasikan si rubah merah. Kalo ini internal optimasi namanya :)

Caranya :

1. Buka firefox dan ketikkan “about:config” (tanpa tanda kutip) dialamat url dan tekan enter
2. Pada bagian Filter, ketikkan “network.http.“(tanpa tanda kutip)
3. set nilai dari entries yang muncul sebagai berikut

network.http.max-connections : 64
network.http.max-connections-per-server : 21
network.http.max-persistent-connections-per-server : 8
network.http.pipelining : true
network.http.pipelining.maxrequests : 30
network.http.proxy.pipelining : true

Firefox optimasi

4. langkah terakhir, klik kanan mouse kamu & pilih New > Integer. Beri nama “nglayout.initialpaint.delay” dan set nilainya dengan angka 0

Dijamin firefox kamu bakalan lebih cepat dari biasanya.

Buku Electronic

Matematika SMP Kelas 9

IPA SMP Kelas 8
Matematika SMP Kelas 9
Matematika SMP Kelas 8
Bahasa Indonesia SMP 9
Bahasa Indonesia SMP 8
Bahasa Indonesia SMP 7