Sabtu, 09 Januari 2010

Praktek melakukan perintah dasar Mysqladmin untuk mengatur MySQL Server

MySQLAdmin digunakan untuk melakukan konfigurasi pada MySQL Server. Bagi yang ingin belajar menggunakan database ini, ada beberapa perintah yang biasa digunakan dalam MySQL.
1. Bagaimana merubah Password user Root pada MySQL?

Kita asumsikan bahwa password lama yang kita gunakan adalah “123456”, dan password baru adalah “654321” tanpa tanda kutip.

# mysqladmin -u root –p123456 password 654321

Untuk menguji perubahan yang terjadi, silahkan ketik perintah dibawah ini :

# mysql -u root -p654321
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 8
Server version: 5.1.25-rc-community MySQL Community Server (GPL)

Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.

mysql>

2. Bagaimana mengecek MySQL Server sedang aktif dan berjalan ?

# mysqladmin -u root -p ping
Enter password:
mysqld is alive
3. Bagaimana mencari versi MySQL yang anda gunakan ?

# mysqladmin -u root -p654321 version

Hasil jika menggunakan Linux :
mysqladmin Ver 8.42 Distrib 5.1.25-rc, for redhat-linux-gnu on i686
Copyright (C) 2000-2006 MySQL AB
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY. This is free software,
and you are welcome to modify and redistribute it under the GPL license

Server version 5.1.25-rc-community
Protocol version 10
Connection Localhost via UNIX socket
UNIX socket /var/lib/mysql/mysql.sock
Uptime: 107 days 6 hours 11 min 44 sec

Threads: 1 Questions: 231976 Slow queries: 0 Opens: 17067
Flush tables: 1 Open tables: 64 Queries per second avg: 0.25
Hasil jika menggunakan Windows :mysqladmin  Ver 8.41 Distrib 5.0.22, for Win32 on ia32
Copyright (C) 2000 MySQL AB & MySQL Finland AB & TCX DataKonsult AB
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY. This is free software,
and you are welcome to modify and redistribute it under the GPL license

Server version 5.0.22-community-nt-log
Protocol version 10
Connection localhost via TCP/IP
TCP port 3306
Uptime: 3 hours 7 min 10 sec

Threads: 1 Questions: 94 Slow queries: 0 Opens: 0Flush tables: 1 Open tables: 1 Queries per second avg: 0.008
4. Apa status terakhir dari MySQL server anda ?
# mysqladmin -u root -p654321 status
Uptime: 11680
Threads: 1 Questions: 231977 Slow queries: 0 Opens: 17067
Flush tables: 1 Open tables: 64 Queries per second avg: 0.25

Keterangan :

  • Uptime: Uptime dari mysql server dalam detik
  • Threads: Total jumlah client yang terkoneksi pada server.
  • Questions: Total jumlah dari querie yang dijalankan sejak startup.
  • Opens: Total jumlah dari table yang dibuka oleh server.
  • Flush tables: Berapa lama tables di flush.
  • Open tables: Total jumlah table yang dibuka dalam database.
5. Bagaimana melihat semua status dari MySQL Server berdasarkan variable dan value saat ini ?
# mysqladmin -u root -p654321 extended-status
+-----------------------------------+-----------+
| Variable_name | Value |
+-----------------------------------+-----------+
| Aborted_clients | 579 |
| Aborted_connects | 8 |
| Binlog_cache_disk_use | 0 |
| Binlog_cache_use | 0 |
| Bytes_received | 41387238 |
| Bytes_sent | 308401407 |
| Com_admin_commands | 3524 |
| Com_assign_to_keycache | 0 |
| Com_alter_db | 0 |
| Com_alter_db_upgrade | 0 |
6. Bagaimana menampilkan semua sistem MySQL server variabel dan values?
# mysqladmin  -u root -p654321 variables
+---------------------------------+---------------------------------+
| Variable_name | Value |
+---------------------------------+---------------------------------+
| auto_increment_increment | 1 |
| basedir | / |
| big_tables | OFF |
| binlog_format | MIXED |
| bulk_insert_buffer_size | 8388608 |
| character_set_client | latin1 |
| character_set_database | latin1 |
| character_set_filesystem | binary |

skip.....

| wait_timeout | 28800 |
+---------------------------------+---------------------------------+
7. Bagaimana membuat database dalam MySQL ?
# mysqladmin -u root -p654321 create belajardb

# mysql -u root -p654321
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 705
Server version: 5.1.25-rc-community MySQL Community Server (GPL)

Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the buffer.

mysql> show databases;
+--------------------+
| Database |
+--------------------+
| information_schema |
| mysql |
| wordpress |
| belajardb |
+--------------------+
4 rows in set (0.00 sec)
8. Bagaimana menghapus/delete MySQL database?
# mysqladmin -u root -p654321 drop belajardb
Dropping the database is potentially a very bad thing to do.
Any data stored in the database will be destroyed.

Do you really want to drop the 'belajardb' database [y/N] y
Database “belajardb” dropped

# mysql -u root -p654321
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 707
Server version: 5.1.25-rc-community MySQL Community Server (GPL)

Type ‘help;’ or ‘\h’ for help. Type ‘\c’ to clear the buffer.

mysql> show databases;
+--------------------+
| Database |
+--------------------+
| information_schema |
| mysql |
| wordpress |
+--------------------+
3 rows in set (0.00 sec)
9. Bagaimana melakukan reload/refresh hak akase pada tables?
# mysqladmin -u root -p654321 reload
# mysqladmin -u root -p654321 refresh
10. Bagaimana melakukan shutdown yang aman pada MySQL server?
# mysqladmin -u root -p654321 shutdown

# mysql -u root -p654321
ERROR 2002 (HY000): Can't connect to local MySQL server
through socket '/var/lib/mysql/mysql.sock'

NB : Untuk menjalankannya kembali kita tinggal mengetikkan perintah :

Bagi pengguna Linux : /etc/rc.d/init.d/mysql start

Bagi pengguna Windows : X:\MySQL\bin\mysql-nt

Menggabungkan multiple perintah pada mysqladmin.

Didalam menjalankan perintah pada mysqladmin, kita juga dapat menggabungkan beberapa perintah dijalan sekaligus. Umpamanya untuk melihat versi dan juga status dari MySQL Server.

# mysqladmin -u root -p654321 status version

Hasil yang ditampilkan akan terlihat seperti dibawah ini :
Uptime: 3135
Threads: 1 Questions: 80 Slow queries: 0 Opens: 15 Flush tables: 3
Open tables: 0 Queries per second avg: 0.25

mysqladmin Ver 8.42 Distrib 5.1.25-rc, for redhat-linux-gnu on i686
Copyright (C) 2000-2006 MySQL AB
This software comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY. This is free software,
and you are welcome to modify and redistribute it under the GPL license

Server version 5.1.25-rc-community
Protocol version 10
Connection Localhost via UNIX socket
UNIX socket /var/lib/mysql/mysql.sock
Uptime: 52 min 15 sec

Contoh perintah diatas juga bisa disingkat menjadi seperti dibawah ini :

# mysqladmin  -u root -p654321 pro stat ver

Gunakan opsi -h, untuk koneksi melalui remote ke MySQL server dan langsung menjalankan beberapa perintah mysqladmin.

# mysqladmin -h 192.168.1.1 -u root -p654321 pro stat ver

http://pcguru.okihelfiska.net

Kamis, 07 Januari 2010

Virus Total - Scan Dengan 32 Anti Virus Sekaligus

Banyak diantara kita yang meragukan kemampuan antivirus pada komputer. Secara umum semua antivirus mempunyai kemampuan mengatasi virus yang berbeda-beda. Tetapi manakah antivirus yang paling oke ? Susah untuk kita melakukan klaim sebuah antivirus tersebut bagus atau tidak.

Nah solusi yang paling aman adalah melakukan scan dengan berbagai antivirus melalui layanan online. VirusTotal adalah layanan online yang mampu menganalisis file yang mencurigakan dan mampu mendeteksi secara cepat virus, worm, trojan, dan segala jenis malware yang dideteksi oleh mesin antivirus dengan 32 engine antivirus.

Diantara perusahaan yang tergabung dalam VirusTotal tersebut adalah :

Selain itu VirusTotal, juga bersifat Gratis, Menggunakan engine beberapa antivirus, Update Real-time virus signature, Menampilkan hasil detailed dari masing-masing mesin antivirus dan real time statistik global.

Yang perlu diketahui tentang VirusTotal adalah fasilitas ini bukanlah pengganti perangkat lunak antivirus yang terinstal di PC, karena hanya memindai file sesuai dengan permintaan individu. jadi tidak menawarkan perlindungan permanen bagi sistem komputer anda.

http://www.belajarpc.info

Login Windows Administrator Dan Linux Root Tanpa Memerlukan Password (Hack)

Setiap Sistem Operasi saat ini selalu dilengkapi dengan password untuk menjaga keamanan komputer tersebut. Tetapi dengan adanya password, banyak juga diantara kita yang kelupaan dengan password tersebut. Bisa kacau juga kalau yang punya komputer lupa dengan passwordnya. Bisa-bisa diinstal ulang lagi komputer tersebut.

Untuk mengatasi hal ini, sangat banyak cara yang bisa dilakukan. Tentu saja menggunakan 3rd party software atau dengan bantuan software dari pihak lain, seperti PC Login Now, OPHCrack, Ultimate Boot CD, dll. Sekarang ada lagi software yang cukup ampuh untuk mengatasi kelupaan password. Tanpa harus mereset atau menghapus password kita dapat login ke Sistem Operasi tersebut.

Software tersebut adalah Kon-Boot Bootable CD. Kon-Boot ini merupakan sebuah sistem operasi yang dapat dijalankan melalui CD ataupun Floppy Drive. Kelebihan software ini adalah mampu melewati password dari Sistem Operasi tanpa harus mengetikkan passwordnya. Dan juga memiliki ukuran yang sangat kecil yaitu sekitar 110 KB setelah di jadikan Bootable CD. Jadi gak susahkan untuk mendowloadnya.

Adapun Sistem operasi yang mampu direset oleh kon-boot adalah :

Versi Windows :
- Windows Server 2008 Standard SP2 (v.275)
- Windows Vista Business SP0
- Windows Vista Ultimate SP1
- Windows Vista Ultimate SP0
- Windows Server 2003 Enterprise
- Windows XP
- Windows XP SP1
- Windows XP SP2
- Windows XP SP3
- Windows 7

Versi Linux :
- Gentoo 2.6.24-gentoo-r5
- Ubuntu 2.6.24.3-debug
- Debian 2.6.18-6-6861
- Fedora 2.6.25.9-76.fc9.i6862

Cara menggunakan Kon-Boot :

1. Download Kon-Boot ISO dari situs resminya. Lalu burning ke CD dengan menggunakan Software Burning.

2. Boot komputer melalui CD Drive. (Sebelumnya atur dahulu boot prioritas melalui BIOS).

3. Tunggu beberapa saat, nantinya akan tampil layar Login ke sistem operasi.

http://www.belajarpc.info/

Penjadwalan tugas dengan cron dan at


Di Linux, kita dapat menentukan kapan suatu tugas atau program di-eksekusi. Pengaturan waktu atau penjadwalan ini dapat berlangsung secara berulang maupun sesaat (hanya sekali eksekusi) di waktu yang akan datang. Contoh jadwal yang berulang, kita memerintahkan komputer untuk mengambil email setiap 30 menit, setiap hari. Contoh penjadwalan sesaat, komputer akan mengambil email besok siang pada jam 13.00. Bagaimana caranya? Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan cara penggunaan cron untuk mengatur jadwal berulang dan at untuk jadwal sesaat.

cron

cron dapat diaktifkan agar jalan saat Linux dinyalakan (boot) melalui ntsysv atau manual melalui terminal. Contoh cara mengaktifkan pada RedHat:

# /etc/rc.d/init.d/crond start

cron merupakan program daemon yang setiap menit men-cek apakah ada perintah yang mesti dijalankan. Daftar atau tabel cron (crontab), yaitu file yang berisi jadwal perintah, ada di direktori spool (misalnya /var/spool/cron/). Nama file itu sama dengan nama user pemilik atau pembuat jadwal. Untuk membuat atau mengedit crontab, user dapat menggunakan program yang juga bernama crontab. Secara default, crontab akan menjalankan editor yang dijadikan standar, biasanya vi. Sebagai root, kita dapat mengedit langsung file crontab yang ada di direktori spool cron (/var/spool/cron/nama_user) atau menggunakan program bantu Linuxconf (khusus RedHat dan turunannya).

Ada 3 option dalam menjalankan crontab sebagai user biasa:
$ crontab -e (artinya mengedit atau membuat baru tabel cron atau daftar tugas).
$ crontab -l (artinya menampilkan daftar tugas yang telah ada).
$ crontab -r (artinya menghapus daftar tugas yang ada).
Sebagai root, kita dapat mengedit, melihat atau menghapus crontab user dengan tambahan option -u, misalnya:
# crontab -eu rus (artinya mengedit crontab yang dimilki user rus).

Format crontab
Sebuah crontab merupakan daftar program yang akan dijalankan secara berulang melalui terminal atau command line, lengkap dengan waktu kapan program tersebut dijalankan. Setiap program dijadwalkan dalam satu baris dengan makna sebagai berikut:
menit jam tanggal bulan hari
Contoh crontab di bawah ini akan menjalankan fetchmail setiap menit (*), setiap jam (*), setiap hari/tanggal (*), setiap bulan (*) dan setiap hari dalam seminggu (*).
* * * * * fetchmail
Contoh berikut ini, fetchmail hanya dijalankan setiap (interval) 5 menit (*/5), antara jam 8 pagi hingga jam 5 sore (8-17), setiap hari Senin hingga Jumat (1-5).
*/5 8-17 * * 1-5 fetchmail
Nama (case sensitive) juga dapat digunakan untuk crontab, misalnya sun-sat (artinya Minggu hingga Jumat), jan-dec (Januari – Desember).

Izin Menggunakan crontab
Ada 2 file yang berfungsi mengatur pemberian izin penggunaan crontab, yaitu /etc/cron.allow dan /etc/cron.deny. Yang dicek pertama adalah cron.allow, yaitu daftar user yang diizinkan menggunakan crontab. User selain yang terdaftar di cron.allow tidak boleh menggunakan crontab. Bila cron.allow tidak ada, cron.deny akan dibaca. User selain yang terdaftar di cron.deny diizinkan menggunakan crontab. Jika kedua file tidak ada, semua user dapat menggunakan crontab.

at

Perintah (command) at digunakan untuk membuat jadwal eksekusi sebuah atau lebih program di waktu yang akan datang. Ada 4 perintah yang terkait dengan at, yaitu:
1. at, artinya jalankan perintah atau program pada watu yang ditentukan.
2. atq, artinya list atau tampilkan daftar perintah yang akan dijalankan.
3. atrm, artinya batalkan perintah yang telah dijadwal.
4. batch, artinya jalankan perintah jika tingkat beban sistem memungkinkan.
Sebelum menjalankan at, daemon at (atd) harus dijalankan, misalnya di RedHat dengan perintah sebagai berikut:
# /etc/rc.d/init.d/atd start
Contoh penulisan peintah at:
# at now + 2 minutes
at> fetchmail
at>
Catatan: merupakan hasil penekanan tombol atau ^D. Gambar-1 memperlihatkan tampilan ketika menjalankan perintah at tersebut, yang maksudnya adalah program fetchmail akan dijalankan 2 menit setelah menajalankan at ini.
Bentuk umum perintah at adalah:
at [-V] [-q ] [-f ] [-mld]

Spesifikasi Waktu
Selain now (sekarang), waktu juga dapat dinyatakan dengan today (hari ini), tomorrow (hari esok), 4am (jam 4 pagi), 4pm (jam 4 sore), dll. Penulisan waktu ini dapat secara mutlak atau relatif. Contoh, jika saat ini hari Senin, tanggal 16 April 2001, dan kita ingin menjalankan sebuah program pada pukul 4 sore pada hari Kamis atau 3 hari kemudian, ada 2 cara menuliskan perintah:
at 4pm + 3 days
atau
at 4pm April 19

Izin Menjalankan at
Seperti cron, at juga dikontrol oleh 2 file, /etc/at.deny dan /etc/at.allow. /etc/at.allow akan dicek lebih dulu. Jika ada, hanya user yang tercatat di at.allow yang diizinkan menggunakan at. Jika /etc/at.allow tidak ada, /etc/at.deny akan dicek. Semua user yang tidak tercantum di dalam at.deny dapat menjalankan at. Kebalikan dari cron, jika kedua file tidak ada, hanya superuser (root) yang diizinkan menggunakan at.

Tutorial Iptables dasar 2


Pada tulisan terdahulu kita telah membahas tentang membuat firewall sederhana yaitu memblok semua koneksi masuk dan mengizinkan koneksi keluar. Sekarang kita akan membahas cara aman membuka beberapa hole di firewall kita untuk memungkinkan beberapa koneksi masuk. Untuk melakukan ini terdapat 4 parameter utama dalam penyaringan yaitu :

- Interface – eth0, eth1, ppp0 dll
- IP Address – Single IP Address atau range IP Address
- Protocol – tcp, udp, icmp, semua
- Ports – single port atau range dari port

Interface

Dalam contoh kita terdahulu, kita melihat bagaimana, untuk menerima semua paket masuk pada interface tertentu, dalam hal ini interface lo:

Iptables –A INPUT –i lo –j ACCEPT

Misalkan kita memiliki 2 interfce terpisah, eth0 menyambung ke LAN internal dan eth1 yang merupakan koneksi internet/ekternal kita. Kita mungkin akan mengizinkan semua paket masuk pada LAN tapi memfilter paket masuk pada ekternal, kita bisa melakukan hal ini dengan perintah :

 iptables -A INPUT -i lo -j ACCEPT
 iptables -A INPUT -i eth0 -j ACCEPT

Hati-hati, jika kita ingin mengizinkan semua paket masuk pada exkternal

 iptables -A INPUT -i lo -j ACCEPT
 iptables -A INPUT -i eth1 -j ACCEPT

Tapi lebih baik jangan lakukan ini.

IP Address

Membuka seluruh interface untuk jalan masuk paket tidak dianjurkan, kita mungkin ingin lebih banyak kontrol, apa yang dibolehkan dan apa yang harus ditolak. Kita misalkan, memiliki jaringan kecil komputer yang menggunakan private subnet 192.168.0.x. kita akan membuka firewaal untuk masuk paket dari satu alamat IP terpecaya (misalnya 192.168.0.5)

# Menerima paket-paket dari alamat IP terpercaya
iptables -A INPUT -s 192.168.0.5 -j ACCEPT
# Ubah alamat IP yang sesuai

Pada command diatas menambah (-A) aturan ke chain INPUT untuk sumber (-s) IP Address 192.168.0.5 untuk menerima (ACCEPT) semua paket

Jika kita ingin mengizinkan paket masuk dari suatu network dapat dilakukan dengan perintah

# Menerima paket-paket dari alamat network IP terpercaya
 iptables -A INPUT -s 192.168.0.0/24 -j ACCEPT

Jika kita ingin menyandingkannya dengan mac address, bisa kita lakukan. Untuk melakukan ini, kita perlu meload modul mac, yang memungkinkan penyariangna terhadap mac address. Disini kita akan menggunakan modul mac untuk memeriksa mac address sumber selain IP address.

Iptables –A INPUT –s 192.168.0.5 –m mac --mac-source 00:19:7E:3F:3B:CF –j ACCEPT

Pertama kita gunakan –m mac untuk meload modul mac dan kemudia kita gunakan –mac-source untuk menentukan mac address sumber IP Address (192.168.0.5).

Hal ini dapat berguna untuk mencegah pemalsuan alamat IP.

Port dan Protocol

Sekarang kita melihat pemfilteran terhadap port dan protokol untuk memungkinkan service tertentu sebagai target ACCEPT. Sebelum kita mulai, kita harus benar-benar tahu protokol dan nomor port yang digunakan pada service yang diberikan. Sebagai contoh sederhana, Bittorrent menggunakan tcp pada port 6881, jadi kita perlu untuk membolehkan semua paket tcp pada port 6881.

iptables -A INPUT -p tcp --dport 6881 -j ACCEPT

Ini adalah aturan sederhana untuk menerima semua paket tcp yang masuk ke komputer kita pada port 6881.

Note : Untuk menggunakan penyesuaian destination atau source port (–dport atau –sport), kita harus terlebih dulu menetapkan protokol (tcp, udp, icmp atau all).

Kita juga dapat memasukkan range port, misalnya memungkinkan semua paket tcp pada range 6881-6890

iptables -A INPUT -p tcp --dport 6881:6890 -j ACCEPT

Setelah kita mempelajari dasar2 diatas, untuk pengembangan lebih lanjut, kita dapat menggabungkannya, contoh :

iptables -A INPUT -p tcp -s 192.168.0.0/24 --dport 22 -j ACCEPT

Ini akan lebih mengamankan komputer kita.

Selamat Mencoba.

http://www.tirta-fajri.net